Memahami Diri, berarti mengenal siapa diri kita, tujuan hidup kita,asal kita dari mmana, kelebihan kita apa, juga kekurangan kita, bekal yang sudah kita miliki apa, dan seabrig pertanyaan tentang diri kita yang harus kita jawab.Kalau sudah mengenal siapa diri kita, keadaan kita bagaimana, barulah kita dapat melangkah dengan pasti, itulah yang dinamakan kepercayaan diri.

Mengenal diri sendiri bukan sekedar mengenal siapa nama kita, tinggal di mana, lahir di mana. Akan tetapi, kita mengenali baik tampilan secara fisik maupun yang tidak terlihat. Misalnya, sifat, hobi, kecerdasan dan lain-lain.

Dengan mengenal diri sendiri, banyak sekali manpaat yang didapat, antara lain berikut ini.

1.     Memperkenalkan Diri

Mengenal diri sendiri sangat bermanfaat ketika kita bertemu dengan orang yang tidak kita kenal. Di situ kita akan memperkenalkan diri, siapa diri kita, tempat tinggal kita di mana. Demikian juga ketika kita akan melamar kerja, kita harus memperkenalkan diri dengan mengisi Daftar Riwayat Hidup. Tidak sekedar fisik yang akan kita perkenalkan, tetapi hal-hal yang berisi keterangan diri, misalnya hobi dan bakat.

2.    Memperlancar Komunikasi

Apabila orang lain telah mengenal diri kita, secara tidak langsung komunikasi kita bisa berjalan dengan lancar, hal ini disebabkan orang yang telah mengenal diri kita akan mengetahui bagaimana caranya bertindak atau memperlakukan diri kita denga lebih tepat.

Dengan Komunikasi sering terjadi kesalahpahaman. Hal ini sering terjadi antara orang yang satu dengan yang lain. Setiap orang memiliki karakter yang berbeda. Ada yang memiliki karakter yang lembut, ada yang memiliki karakter yang keras, apabila masing-masing orang saling tidak memahami, pasti kesalahpahaman akan sering terjadi. Akan tetapi, apabila mereka sudah saling mengenal karakter masing-masing, akan memperkecil kesalahpahaman antara mereka.

3.    Dasar Untuk Menumbahkembangkangkan Kebanggaan

Pengenalan tentang potensi, kemampuan, dan keterampilan yang kita miliki serta keberhasilan yang pernah kita capai akan menambah poin plus bagi kita. Selain itu, hal itu akan menambah keyakinan dalam diri sendiri bahwa kita mampu dan memiliki kelebihan untuk itu. Sebagai contoh : Agus adalah seorang anak yang tidak suka dengan kesusastraan, sekali waktu dia ditugaskan membuat sebuah puisi. Ia paling tidak suka dengan bidang itu. Suatu hari, ia mengalami hal yang sangat memilukan, kemudian perasaan hatinya itu dituangkan dalam sebuah puisi, puisi yang dia buat, kemudian dibaca dihadapan teman-teman dan gurunya. Setelah pembacaan puisi itu, riuhlah tepuk tangan terdengar dari teman-teman dan para guru. Semuanya hanyut dalam puisi yang dibacakan Agus. Dari peristiwa tersebut, Agus mulai meyakini bahwa dirinya bisa dan mampu. Keyakinan ini sangat penting karena akan menumbuhkan rasa bangga dan juga penghargaan yang baik terhadap diri sendiri.

Tetapi bagaiman cara  kita agar lebih peka dalam mengenali diri? Mari kita bahas tuntas langkah-langkah kita untuk meningkatkan pengenalan terhadap diri sendiri.

1.     Merenung

Luangkanlah waktu untuk merenung, merenung ini sangat baik dilakukan apabila kita ingin mengenal lebih dalam siapa diri kita, Pengenalan diri yang secara khusus yang menyangkut aspek pribadi atau sesuatu yang tidak tampak dari luar, sebaiknya dilakukan dengan memikirkan secara mendalam, yaitu dengan merenung.

Carilah waktu yang tepat untuk merenungkan tentang dirimu, misalnya tentang sifat perasaan, kebiasaan, apa yang disukai, apa yang tidak disukai, dan lain sebagainya.

2.    Bertanya kepada Orang Lain

Untuk lebih meyakinkan tentang diri kita, ada baiknya kita bertanya kepada orang lain yang mengenal betul tentang diri kita. Kita akan mengetahui tentang diri kita dari teman yang telaah melakukan penilaian dan pandangannya mengenai kita. Dengan begitu, tidak saja kita mengenal diri kita dari versi kita, tetapi kita mengenal diri kita menurut pandangan orang lain. Setelah itu, kita merenungkan pandanga tentang diri kita menurut versi kita dan versi orang lain.

3.    Mendokumentasikan Pengalaman Diri

Setiap peristiwa yang terjadi pada diri kita ada yang berkesa ada pula yang tidak berkesan, bahkan ada yang membuat kita BT. Nah, pengalaman-pengalaman tersebut sebaiknya didokumentasikan dengan cara mencatatnya dalam sebuah buku harian. Dari situlah kita akan mengetahui keberhasilan dan ketidak berhasilan yang pernah kita jalani. Dengan demikian, kita dapat mengetahui apa yang menjadi kelebihan kita yang harus dikembangkan dan juga kekurangan kita yang harus kita tingkatkan.